Rabu, 05 Oktober 2011

ku terima apa adanya....


Dua tahun waktu yang cukup lama untuk hubungan muci dan putri memadu kasih sayang dalam jalinan satu ikatan cinta….masa masa pacaran mereka berdua lalui bersama..wktu demi waktu,hari demi HARI ..mereka  habiskan bersama
Suatu hari ketika muci bertamu kerumah putri...smbil duduk santai muci mengeluarkan selembar kerta putih lengkap denga n bolpoint warna biru tua… yang di ambilnya dari dalam tas muci..
Sayang…..kita kan uda dua tahun pacaran …tentunya putri ud banyak kenal dan tau banyak tentang mas …iy..kan…Muci Bertanya kp putri..
Iy mas ..memang ada ap…???
Sekarang maukan putri tuliskan semua kekurangan – kekuranganku mas di lebaran kertas putih ini….
Low..memang untuk ap mas…????
Bukan untuk apa-apa sih…setidaknya mas bisa instropeksi  diri atas kekurangan mas selama ini mau kan sayang…!!!!!!!!!!!!
Iy….mas..tpi  mas . …..!!!!!
Mas tentuntnya selama hubungan kita mas juga tau banyak kelebihan dan kekurangan putri ..mas juga mau kan menuliskannya untuk putri…
Iy….sayang…..mas akan tulis….

Saat masing-masing….selesai menulis di kertas …
 Put… perkenankan mas dulu ya..yang membaca tulisan putrid....mas…mau tau..apa saja si..kekurangan mas…selama…ini…
Perlahan –lahan muci membaca tulisan yg di tulis pacarnya yg sangat di cintainya itu….
Kekurangan….mas Muci..
1.kurang perhatian….
2.mas orang nya cuek…
3.mas pakaianny jarang rapi..
4,..5….6…7…5,,dan seterusnya    15. Mas muci …jarang telpon..sms jarang di bals..

Setelah membaca tulisan tersebut muci menarik nafas…panjang,,,emmm ternyata kekurangan mas banyak juga ya…..
Ya begitu lams…kira..kira,,,
Sekarang biarkan putria membuka tulisan yg mas buat…ya…
Ni..ambilah..dan bacalah…
Tak menunggu wktu lama..putri  langsung mengambil kertas putih yang berada di tangan muci…
Ketika putri membuka kertas tersebut ….mata putri terbelalak…..haaa…..mana tulisan nya mas…
Mana….katanya mau menuliskan kekurangan putri….
Mana…mas..??????
Sejenak muci ..terdiam ..
lalu dengan lembut….muci menjawab….
Mas menerima serta mencintai..putri… apa adanya ….
mas… terima putri dengan segala kekurangan nya…..
oleh karena itulah tak ada yang mas dapat tuliskan..di kertas itu….

mendengar jawaban muci tersebut…mata putri berkaca-kaca..tak terasa hingga meneteskan air mata……
mendengar kata-kata yang begitu indah dan polos dari muci tersebut membuat perasaan cinta putri semakin dalam hingga tak sadar rasanya perlahan putri  mendekati Muci … kemudian memelukya……dengan suara terisak sambil  menangis..
maafin ya..mas maafin putrid yam as…
putri terlalu banyak menuntut…putrid sayang mas….putri sayng..mas…
THE END



Febri Di mana kamu sekarang ?????


Aku tergerak menuliskan article ini karena aku berhutang janji pada Nya..


Dengan kondisi fisik yang segar bugar , di barengi cuaca pagi yang fress menamba semangat ku untuk berangakat kekantor hari itu…..pakaiaan yg tersetrika rafi semeran sepatu yang mengkilat bersih…semakin menamba kepercayaan diri….
tepat pukul 08.00 Wib sesuai jadwal yang telah di tentukan  aku sampai juga akhirnya di kantorku….alhamdullialah tepat waktu..akhirnya….sesaat aku datang ..rekan kerja ku yang berdinas malamnya langsung berpamitan pulang…..gin aku pulang ya….kan sudah jam aplusan ni….kata teman ku….
Setelah teman ku berpamitan pulang…aku pun memulai tugas rutinitasku  …..
ya karena hanya seorang polisi yang di tugas kan menjaga  Pos-Polisi  di seputaran pasar tak banyak tugas serta pekerjaan yang harus di lakukan ,hanya sebatas mengisi buku mutasi, mengatur lalu lintas ,dan membuatkan laporan  kehilangan  .  hanya itulah tugas rutinitasku yang sudah hamper 1,5 tahun ini ku jalani,, Alhamdulillah
Pagi itu di penghujung  bulan agustus 2011 menjelang akhir-akhir puasa  ketika aku hendak mengisi buku mutasi..konsentrasi ku terpecah saat ada seorang mengetuk pintu kantorku…tok…tok..tok…ketukan pintu itu memecahkan kesunyian di ruangan kantorku…yang kebetualan pada hari itu aku sedang jaga sendirian karena teman ku Pak Sukar Belum datang..
sesaat pandangaku menatap penasaran siapakah yang datang..
Tok..tok..tok..assalamualaikum…pagi..kak….
Rasa penasarn ku terobati setelah pintu kantorku kubuka ..oohh ternyata…febri yang datang..(febri adalah anak kecil berumur 12 tahun seorang  anak laki-laki  penyemer sepatu yang putus sekolah yang beberapa bulan terkhir  menjadi langganan ku menyemir di pos polisi itu )…pagi  kak…
ya,,,feb sini masuk sapaku ….duduk dulu sini..
ya kak…jawab febri..
  feb…kk hari ini dak nyemir ya..sepertinya,,ni liat sepatu kk masih mengkilat……besok pagi aja ya..
   aku memulai pembicaraan .
waja febri sedikit tertunduk lesu setelah mndengar perkataan ku….namun tak sepata kata yang keluar dari mulat anak kecil berumur 12 tahun tersebut .( mungkin pertanda kecewa karena tak akan mendapatkan unag dari ku )
melihat keadaan tersebut Aku pun merapat segera mendekati tempat duduk anak kecil yang masih agak sedikit takut-takut dengan ku.
Segera aku mengambil dompet berwarna coklat tua yang berada di dalam saku ku celana ku..ahh mumpung bulan pausa perbanyak sedekah kan sangat di anjurkan( suara hatiku berbisik )  …saat itu aku memberikan uang pecahan 20 .000  kepada febri…
Feb ini ….ambil lah….
dengan  mulut yang sumringa akhirnya fbri tersenyum ..
feb itu uang untuk febri....tapi ingat ya pesan kk..kalau mau menyemir..menyemir aja..jangan seolah –olah mengemis….ngemis….
( bukan tanpa alasan pada saat itu aku berkata demikian karena kebanyakan…anak – anak penyemir sepatu belakangan ini melakukan hal yang demikian…sudah tau orang tdk menyemir..masih aja di gantung- gantungi..hal itu membuat sebgaian orang  merasa tidak nyaman ..jujur akupun perna merassakan hal yangdemikian ).
Aku pun kembali menasehati ferbi yang saat itu duduk tak jauh dari tempat duduk ku.
kl febri mau miminta menyemir dengan orang lain..cukup sekali saja mengatakan nya..kalau dia tidak mau.febri langsung pergi aja…ya…jangan meminta menyemir dengan cara sedikit memaksa. “ pak /kak semir dak “ aku berusaha mempraktekan nya ….berharap febri esok-esok melakukan hal yang sama seperti yg aku ajarkan….
Ya kak…jawab febri tertunduk…….
Oh ya feb..orang tua mu bekerja apa??? Dmn febri tinggal..??masih punya saudara dak ??? aku berusaha mengalihkan pembicaraan
Bapak sudah tak bekerja kak…bapak sudah sakit-sakitan…bapak dulu tukang becak tpi sekarang bapak sudah tak sanggup lagi mengayu becak ..sedangkan ibu hanya seorang tukang cuci pakaian…di ruma tetangga sekitar …..aku punya adik kak…dia sekarang masih  kelas 4 SD.( jawab ferbri sambil menunduk )
Mendengar jawaban tersebut ,,hatiku terhenyak…menarik nafa s panjang….astagfirullah…dalam hatiku berbisik ya Allah kalau kalau seandainya  uang di kantongku  lebih dari 100 ribu pasti aku akan kebrikan lebih dari itu feb.tapi mau gimana,,situasai di penghujung bulan..saat itu hanya itulah yang dapat kuberikan…
Febri sekrang pausa dak….???
Puasa kak…( febri masih menunduk  sambil menjawab pertanyaanku)
Ohh ya feb kalau menyemir seharian biasanya dapat berapa…?
Ya paling 15 ribu kak,…(jawaban febri terkesan seadanya)
Ohh ..trus…uangnya di pakai untuk apa???
Feb tabung kak????
Untuk apa???
Bentar lagi kan mau lebaran..kak??? febri uda janji mau membelikan baju baru untuk adik ku…tahun ini….karena tahun belakang aku tak bisa membeilkan dia baju karena tabungan hasil menyemirku tak cukup kak…..sisa uangnya mau febri kasih sama bunda kak….untuk mbantu kebutuhan sehari – hari (lagi lagi febri sambil menunduk menjelaskan  semuanya…)
Untuk kedua kalinya…hatiku terhenyak sambil menarik napas panjang…dengan apa yang di lakukan anak yang baru berumur 12 tahu ini ….jujur saat itu aku sangat tersentuh dengan apa yang di ceritkan febri…..Subhanallah kk bangga padamu feb…hatimu sangat mulia( Sambil tanganku ku rangkul kan di bahu anak kecil itu ) ,,,,sabar ya,,dik…tetap semangat…
Dalam hatiku berfikir “ seharusnya aku hari ini bisa belajr hikma dari  perjuangan serta pengorbanan anak penyemir sepatu ini “
Human interest ku pada saat itu bereaksi..dalam hatiku berbisik  sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya” jika seekor cakcing saja sangat bermanfaat untuk tanah dan tumbuh-tumbuhan disekitar dia hidup tentunya manusia selaku mahluk paling sempurna dihadapan Allah   diharapkan dapat melakukan sesuatu yang jauh  lebih bermanfat dari sekedar yang di lakukan oleh seekor cakcing….
Hatiku tergerak untuk membantunya kala itu…walau terkesan seadanya..ya ..aku sadar mungkin hanya itulah yang aku bisa…
Febri…mau dak kk kasih baju lebaran…kataku..
Saat aku berkata seperti itu…waj anak kecil itu manatap jelas kepada ku…dengan sedkit mata yang berkaca-kaca..sambil mengganggugkan kepalanya…dengan suara lembut dan sedikit terisak suara lembut itu keluar dari mulut febri .iy..kak mau
Saat itu aku baru sadar ternyata febri meneteskan air mata….
Iya…nanti kk kasih tapi bukan sekarang..ya…kan lebaran nya 2 minggu lagi….nanti 3 hari menjelang lebaran..febri datang ke Pos ini lagi ya,,kita cari baju sama- sama sekarang kk belum gajian….jadi belum punya uang( aku berusaha menjelaskn)
( karena pada saat itu kondisi ke uangan ku   juga tak memungkinkan…oleh karena itulah saat itu aku belum dapat membantu anak kecil itu…untk membelikan dia baju lebaran. Saat itu Harapan ku  gajian di percepat dari hari biasanya karena ada hari lebaran.)
Beberapa menitpun berlalu febri berpamitan dengan ku..sambil menyalami serta mencium tangan ku..dengan senyum yang sumringa sambil berkata..kak aku keliling lagi..ya…mau nyemir lagi…
Iy…jawab..ku…jangan lupa..kata kk tadi..jangan memaksa ya feb…..iy..kak..trus janga lupa juga mendekati lebaran kesini lagi..ya..
Iy..kak…
Waktu demi waktu pun berputar…siang dan malam bergantian menampakan dirinya..begitu cepat rasanya waktu berjalan ..
seminngu mejelang lebaran..
aku mendapakan perintah untuk menjaga Poskotis selama musim  lebaran di depan Ramayana Baturaja….jadwal dinasnya 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran…  pada saat itu akupun meninggalkan tugas dan tanggung jawab jaga di pos pasar tersebut….7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran aktivitasku ku habiskan di Pos kotis lebaran itu
Waktu pun beralalu dengan cepatnya ..gajian yang kuharapakan pun sudah berada di tangan karena gajian di percepat dari hari biasanya..alhamdulillah…lebaran pun saat itu sudah semakin dekat…..pagi itu kira –kira sekitar pukul 08.30 aku selesai melaksanakan tugas jaga di depan Ramayana…akupun bergegas pulang kerumah..untuk mandi dan bergantian pakaian…
Emm 3 hari lagi lebaran ternyata….uppzzzz ,,,----------
hamper saja lupa…aku punya janji dengan febri…aku ada janji bertemu dengan anak kecil penyemir sepatu itu …aku pun bergegas dari kediaman menuju pos pasar tempat di mana aku berdinas..
sesaat tiba di Pos pasar aku pun bertemu dengan seniorku pak sukar…yang sedang berjaga .
pagi..pak sapaku..
ya  no..jawabnya….
ada apa no..kok kesini bukanya jaga di depan Ramayana.
ndak pak..Cuma-main-main…aja kesini suntuk di rumah terus……..sekarang lagi lepas dinas pak..
ohhhh jawab pak sukar….
Pak tadi ada anak penyemir sepatu dak kesini….
Belum ada no….
Knp no…????
idak pak Cuma Tanya..(dalam hatiku berfikir…ini sudah jam 09.kurang..biasanya febri sudah datang kesini……tapi kok ini belum ya…dmn dia????
Detik,menit,jam,pun silih berganti..namun kehadiran febri saat itu tak kunjung datang…skitar pukul 12.00 wib akupun bergegas meninggakan pos tersebut…karena sebantar lagi waktu zuhur….
Saat setalah mengerjakan sholat zhuhur di masjid yang tak jauh dari pos polisi tersebut….aku kembali lagi kepos..namun aku tak jua menemukan sosok febri…
Kemana ..dia…kan sudah janji….???
Karena janji sudah terlanjur ku ucapkan ..apa lagi dibulan puasa…..rasanya tak enak kalau janji itu tidak aku wujudkan….akupun berusaha mencari di trotoar seputaran pos polisi di pasar atas …..saat itu aku bertemu dengan anak-anak penyemir sepatu..se umuran dengan febri…saat itu aku pun bertanya,,,dek kenal dengan febri dak ???? liat febri dak….namun anak anak penyemir sepatu itu tak satupun yang kenal dan tau tentang keberadaan ferbi…..
Karena situasi panas..ahkirnya basahan keringat yang terasa di tubuhku menghentikan pencarianku pada hari itu…..
Ke esokan harinya…2 hari menjelang lebaran saat aku tak melaksankan tugas jaga…akupun  datang kepos lagi..namun kembali seperti hari kemarin…tak ada anak kecil bernama febri datang kepos ……
H – 1 lebaran suasana masak-masakan..menjelang lebaran pada saat itu aku sedang melaksakan tugas jaga di Poskotis depan Ramayana ,,,namun saat itu aku..pun izin keluar sebentar…menuju po polisi di pasar atas..untuk mencari febri…namun kembali seperti hari kemarin aku tak menemukan nya….( akhirnya syatan pun ikut campur  dalam urusan ku …di tenga perjalanan hatiku mulai berbisik…ahhhh untuk apa aku di sibukan dengan anak kecil penyemir sepatu itu…too aku tak mengenal dia dan keluarganya syp tau dia berbohong…)
Namun air mata febri yang membuatku yakin ..serta membuat aku tergerak  untuk tetap bersikukuh  membantuny……serta membuatku mengabaikan bisikan bisikan syaitan itu.
1 syawal 1432 H  akhirnya tiba juga namun ..sosok febri itu tak perna telihat lagi….yang biasanya setiap pagi datang kepos polisi kami namun sekarang tak terlihat lagi……
Sampai dengan sekarang ketika aku menulis cerita ini pukul 05.30 pagi tanggal 06 oktober 2011 febri pun tak perna muncul lagi…di mana dia sekarang…apakah ada sesuatu terjadi dengan mu dan keluarga mu febri…????
kk menunggu mu di sini di pos polisi ini……….
Kemarilah….

Pasal 34 UUD 1945 :
pakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara  oleh Negara…..

Namun apakah kenyataaan nya demikian sahabatku….inilah kenyataan sesunggunya…

FAKIR MISKIN DAN ANAK-ANAK TERLANTAR DI PELIHARA SERTA DI KEMBANG BIAKAN OLEH NEGARA.


Kepekaan sosial itu memang harus di latih…..mereka saudara –saudara kita…..